Simpan BITCOIN mu untuk masa depan. Ayo menambang dan GRATIS.

Membuat Cache Partition dan Swap Partition pada Android


PERHATIAN :
Cara ini Saya terapkan di Smartphone lain, seperti Evercoss A28A. Harusnya, cara ini bekerja dengan baik karena metodenya hampir sama.

Cara ini bisa memperpendek umur SD Card, tapi selama ini Saya pakai SD Card masih aman-aman saja. Jadi, tergantung dari Anda jika ingin mencoba.

-----------------------------------------------
Cache Partition

Ok, Saya sekarang pakai Samsung Galaxy Ace 3 dengan Sistem Operasi CM11, 16GB SD Card dan 2GB Internal Storage. Di CM11 (4.4.4) yang Saya pakai, tidak ada yang namanya "Move to SD" seperti waktu masih pakai JB 4.2.2. Dengan 2GB Internal Storage, rasanya masih kurang untuk Saya yang sering pasang aplikasi dan games yang banyak. Jadi untuk mengakalinya, Saya menggunakan Partisi Cache.

Kalau Internal Storage sudah penuh, sejatinya kita tidak bisa menambah lagi aplikasi yang lain. Nah, itulah kenapa dibutuhkan Cahce Partitionuntuk memindahkan sebagian aplikasi tersebut. :D

-----------------------------------------------
Swap Partition

Pada dasarnya, Android menggunakan kernel Linux. Di Linux ada juga yang namanya Swap. Karena sebagian Smartphone dibekali dengan RAM 512MB, maka untuk mengurangi kinerja RAM dibutuhkan Swap.Swap RAM dibagi atas dua yaitu swap file dan swap partition

Jika kinerja RAM semakin berat, maka sistem menggunakan sebagian dari Swap. Kalau yang RAMnya 1 GB tidak terlalu menjadi masalah, namun akan jadi masalah ketika kapasitas RAM sedikit dengan jumlah multitasking lebih banyak. Akibatnya, Android menjadi not responding, sering mati sendiri dan lain-lain.

-----------------------------------------------
Bahan Percobaan
Samsung Galaxy Ace 3 (GT-S7270)
- Android KitKat 4.4.4 (CyanogenMod11)
- Internal Storage 2GB
- SD Card 16GB Class 4 San Disc ->14GB terbaca (??)

Target
- Internal Storage 2GB
- SD Card 10GB
- Cache Partition 3,8GB
Swap Partition 243MB

Caranya
PERHATIAN!
Saya merekomendasikan untuk membuat partisi lewat CWM. Sejak Saya membuat partisi lewat Mini Tool Partition Wizard, SD Card jadi tidak bisa terbaca di KitKat. Sebelumnya, Saya berhasil membuat partisi dengan Mini Tool Partition Wizard di SD Card 4GB tapi sewaktu masih menggunakan Evercoss A28A JB 4.2.2.

Saya tidak bertanggungjawab apabila ada data penting di SD Card atau di Internal Storage yang terhapus permanen. Dan Saya tidak bertanggungjawab atas kerusakan yang terjadi, apapun itu bentuknya. Gunakan metode ini atas kesadaran Anda sendiri.
Sebelumnya Saya menggunakan CWM Recovery v6.0.5.1. Berhubung tidak ada menu partition sdcard, jadi Saya ganti kembali ke CWM Recovery v6.0.3.1. Dan selalu backup, terutama SD Card karena akan dipartisi.

Tahap 1. Membuat Partisi
  1. Boot ke CWM
  2. Advanced
  3. Partition SDCard
  4. Ext Size -> pilih jumlah partisi kedua yang akan digunakan menjadi partisi Cache (4096M = 4GB)
  5. Swap Size -> jumlah partisi Swap.
  6. Tunggu hingga proses pembuatan partisi selesai
  7. Kemudian Reboot
Tahap 2. Memasang aplikasi pendukung
  1. Buka Play Store
  2. Download Disk Info
  3. Download Link2SD
  4. Download Swapper 2
  5. Download BusyBox (opsional)
Tahap 3. Manajemen Cache
/data/app/ artinya aplikasi yang terinstall di internal storage, bisa dipindahkan atau dilink ke SD Card.
/system/app artinya aplikasi yang tertanam di system, jangan pindahkan aplikasi ini.
  1. Buka Link2SD
  2. Jika ada muncul pemberitahuan, pilih Ext3
  3. Jika diminta install script, pilih YES atau OK
  4. Kemudian reboot
  5. Buka kembali Link2SD
  6. Pindahkan aplikasi yang diinginkan, contoh 8 Ball Pool.
  7. Pindah ke SD Card
  8. Ok
  9. Jika tidak berhasil, pilih Membuat Link
  10. Pilih link-kan aplikasi, link-kan dalvik-cache, link-kan library, link internal data (Versi Pro, silahkan Patch dgn Lucky Patcher) dan Pilih Ok
  11. Aplikasi sudah ter-link dan dipindahkan ke SD Card
  12. Selesai
Silahkan pindahkan aplikasi yang dirasa memakan banyak ruang di Internal Storage.

Tahap 4. Melihat partisi SD Card
  1. Jalankan Disk Info
  2. Settings
  3. Cek list Expert mode
  4. Cek list Unmounted partitions
  5. Back
  6. Lihat di bagian SD CARD, harusnya ada 3 partisi SD card, External SD dan mmcblk1p3 (Swap Partition).
Hafal blok dari Swap Partition, seperti contoh diatas yaitu mmcblk1p3.

Tahap 5. Mengaktifkan Swap Partition
  1. Jalankan Swapper2
  2. Settings -> Swappiness, pilih 100
  3. Advanced preferences
  4. Cek list Use swap partition
  5. Swap partition
  6. /dev/block/mmcblk1p3
  7. Ok
  8. Back
  9. Pilih On
Jika diminta untuk download busy box, silahkan jalankan aplikasi BusyBox yang sudah di download lewat Play Store dan install busyboxnya. Kemudian ulang lagi langkah tahap 5.
Untuk melihat apakah partisi swap sudah aktif dan jalan, silahkan pilih bagian info atau buka aplikasi Disk Info.

Semoga Anda mengerti.

23 $type={blogger}:

gan law pake cm 12 bisa gax

Unknown mengatakan...

Cara kembali ke CWM Recovery v6.0.3.1 gimana gan? Bales gan, plis...

Berlian mengatakan...

Flash recovery.img (CWM 6.0.3.1) pake Partition Backup yg gmpng

Berlian mengatakan...

Bisa gan

popodauchannel mengatakan...

kenapa harus "partisi Cache (4096M = 4GB)"?

Admin mengatakan...

Sry gan yg dmksd itu Ext Storage

popodauchannel mengatakan...

berarti sesuai dengan ext storage kita ya?

Admin mengatakan...

Ia gan. Tp jgn smpe berlebihan, nti bnyk space free ext-storage yg gak kepake. Sesuaikan total size keseluruhan aplikasi yg akan di move di ext-sd.

Unknown mengatakan...

Gan gua makex twrp,,,gmna tu....n custom rom makex cm12.1 gan..mhon bntuanx gan.

Admin mengatakan...

ganti ke cwm dlu gan, klo sdh slesai, baru flash kmbli twrp

Unknown mengatakan...

Cara gunainnya gimana gan ?

Admin mengatakan...

Udah ada caranya gan diatas :)

Unknown mengatakan...

itu cuman perlu ganti cwm nya aja gan? gausah install ulang cmnya lagi kan? kalau dari philztouch terus ke cwm terus ke philztouch lagi, gak ganggu fungsi kan gan?

Admin mengatakan...

Ganti aj dari PhilZ ke CWM, nanti bisa balik lagi ke PhilZ gan.

Unknown mengatakan...

tapi ini berpengaruh banget gak gan untuk kinerja nya si ace 3 setelah di partisi dan swap?

Admin mengatakan...

klo pake swap, kinerjanya sedikit meninggkat gan, berapa persen meningkatnya sy gak tau pastinya. ZRam atau Swap RAM utk Smartphone keluaran baru sdh langsung ada gan, jd gak perlu repot-repot lg install sana-sini.

klo partisi cache lebih ditujukan untuk pengguna Smartphone yg suka install aplikasi banyak. Jadi pada saat memory internal sdh tdk mampu lagi menampung data, sebagian data aplikasi bisa dipindahkan ke partisi cache.

Ada jg yg pake Move to SD Card, hampir sama saja dgn pake Partisi Cache. Bedanya, Move to SD Card hanya memindahkan data ke Android/data nah klo pake Cache, data akan dipindain ke partisi cache pada Micro SD yg kt buat. Gak akan muncul klo buka File Manager, kecuali partisinya di mount tp sy blm coba jg sih. :D

Unknown mengatakan...

oke terimakasih suhu hehe

Unknown mengatakan...

suhu help dong.. kan awalnya ane udah bisa tuh Link2SD nya, tapi karena ane salah milih swap yauda mmc nya ane kembalikan ke awal lagi format FAT32, nah ane bikin lagi ext nya 4096, swapnya 256, eh tapi pas ane coba lagi Link2SD nya ada tulisan begini 'Script pemasangan tidak dapat dibuat. not allowed su' ini gimana ya suhu thanks..

Admin mengatakan...

Cek SuperSUnya gan. Klo dlm list ada Link2SD, hapus ato ganti dari Allow ke Prompt

Unknown mengatakan...

dalvik chace tetep ga mau pindah bro ada notif "Link2SD package invalid, gmna solusinya ya ??

Unknown mengatakan...

gan tlong ksh solusi buat partisi sd card samsung ace3..untuk partisi yg ke2 yg cocok apa y , ext2/ext4 gan..soalnya saat sy msuk link2sd script pemasangan tidka dpat dibuat

Admin mengatakan...

Ext3 Gan, klo msh gagal. Ganti dgn Mount2SD

Kinara SF mengatakan...