Alat pengukur arus dan tegangan ini cukup banyak yang gunakan, terutama buat yang buat Power Supply sendiri tanpa beli. Harganya pun cukup terjangkau dan banyak di jual.
Masalah utama yang datang ketika melihat kabelnya yang jumlahnya ada 5 kabel.
Dua kabel kecil warna MERAH dan HITAM di sambung ke sumber tegangan, misalnya ke baterai 12 Volt. Kabel ini fungsinya untuk menyalakan alat.
Kemudian ada tiga kabel besar warna MERAH , HITAM dan BIRU .
Untuk menampilkan besaran tegangan (V), caranya sebagai berikut :
- Kabel besar HITAM di sambung ke kaki negatif aki 12V.
- Kabel besar MERAH di sambung ke kaki positif aki 12V, nanti di angka alat akan menunjukkan kurang lebih 12V.
Untuk menampilkan besaran arus (A), caranya sebagai berikut :
Saya pakai Mini Drill sebagai alat beban
- Sambungkan kabel dari kaki positif aki 12V ke input positif Mini Drill
- Kabel besar BIRU di sambung ke input negatif
Nah biar tidak binggung, seperti begini contohnya :
Di alat DC Digital Volt dan Ampermeter merek yang lain, kabel BIRU itu sama dengan kabel MERAH .
Sementara kabel yang MERAH disini sama dengan kabel warna KUNING di merek lain.
Jangan salah yah, nanti alatnya terbakar dan putus.
Catatan :
- Ampere naik dari 0.11 - 0.60 Ampere ketika Saya coba menahan putaran dril menggunakan jari.
- Ketik saya coba melubangi PCB, ampere naik kisaran 0.11-0.17 ampere saja.
- Untuk voltase agak turun sedikit saja antara 11.9 - 11.8 volt.



0 $type={blogger}:
Posting Komentar